Monthly Archives: August 2013

5. Mean Dad

Entah kenapa perasaan gue takut banget sama papa. Setiap kali ketemu, papa selalu berhasil nyebelin. Waktu pertemuan keluarga, papa maksain kehendaknya sama gue, didepan semua orang. Malu, sebel, mau ditelan bumi aja. Gue gak mau menjalani kehidupan yang papa ajukan, karna itu bukan keinginan gue. Aaaaaa.

Gue inget ekspresi bokap serem ketika dia menolak proposal gue tentang rencana setelah lulus. Kenapa bokap jadi kejam dan menakutkan. Gak ada sedikitpun damai ketika bokap ada di deket gue.

Kok jadi gini sih.

ūüė¶ Takut. Banget.

Gue terbangun.

Gosh ternyata ketiduran lagi, tapi perasaan takut masih nyata.

Inget tindakan papa di mimpi, hati gue menyela:

“Papa gak mungkin kaya gitu, kamu kan kenal Papa.”

Seketika, damai membanjiri jiwa. Lega, gue move on dari ketakutan palsu dan beranjak minum susu.

Continue reading

Advertisements
Tagged ,

4. Gosh-hip* (Gosip)

*Gosh, lo bisa tetep hip tanpa gosip!

Gue tumbuh dengan tahu bahwa gosip itu tidak baik.

Gue memutuskan untuk gak suka gosip dan sebisa mungkin gak terlibat,

Gara-gara pengalaman destruktif yang pernah dirasakan.

Gosip bikin objek dilihat dengan salah, padahal gosipnya yang salah.

Gue akuin sih, ngegosip seru karna somehow gosip dapat mempersatukan.

Gosip mampu mengakrabkan 2 atau lebih orang yang baru saja kenal.

Gosip bagus juga sih in terms of menunjukkan sifat asli seseorang, tapi

Gosip juga jago jadi pemecah. Jadi gosip bagus atau buruk? Boleh atau tidak?

Gosip sih dibilang gak baik di agama gue.

Gak semua hal berguna, walau semua hal boleh dilakukan.

Gak ada larangan bergosip, tapi gak semua hal membangun.

Gosip adalah kekuatan yang kejam, efeknya mendampaki hal-hal yang gak kelihatan seperti kepercayaan, kerendahan diri.

Gosip gak memberikan kesempatan pada objek untuk klarifikasi.

Ganas ya, karena emang bukan kebenaran yang dicari.

Gosip yang dicari.

Gaul dan ngehip sih emang kalo tau gosip terbaru, kayanya dunia berevolusi mengelilingi lo.

Gimana rasanya tapi kalo jadi objek gosip?

Gak enak bray, apalagi kebanyakan gosip itu assumption-based.

Gue mengalami kalau kebanyakan asumsi itu salah setelah dikomunikasikan dengan orang bersangkutan.

Gue pernah denger gosip yang super nyimpang dari kejadian nyata-nya.

Gosh bisa gitu ya.

Gue serem makanya sama gosip.

Gosip itu gersangnya informasi dan konfirmasi bikin asumsi berasa fakta.

God, beri kami kreatifitas untuk tetep gaul tanpa gosip.

 

Lihat tulisan gue yang lain tentang gosip disini.

Tagged ,

3. me VS my own parents

Image

Waktu gue ngetweet ini, beberapa teman merespon, berkata ini juga terjadi pada mereka dll. Hmm ya tapi halaman ini tidak akan bercerita tentang mereka, tapi tentang bagaimana gue menyikapi perbedaan pendapat dari 3 orang yang gue cintai, mama, papa, dan diri gue sendiri.

Gue mau apply sesuatu. Hal yang dilakukan selanjutnya adalah minta ijin sponsor mama & papa. Gak dibolehin.

Kejadian ini membuat pilihan yang bisa gue ambil jadi terbatas, antara:

  1. Taat orangtua dan gak apply ke sesuatu-yang-gue-mau itu
  2. Ikutin apa kata hati gue, tapi yang pasti akan membawa gue ke beberapa konsekuensi

Continue reading

Tagged ,

2. Prisoners of Hope

‚ÄúYou know what, your country will be big and great in 20 years.‚ÄĚ Said Mr. Kang with wide smile pinned on his face.

‚ÄúOh come on, like seriously, Sir.‚ÄĚ I replied in my mind.

How come this nice Korean guy can say that with faith sparkling in his eyes, while I ironically, found it hard to believe at the same time?

Continue reading

Tagged , , ,
Advertisements
%d bloggers like this: