89. Cara Diterima di Perusahaan yang Kamu Inginkan A la Sandra

Kemaren dapat kesempatan bicara di depan mahasiswa tingkat akhir ITB yang luar biasa & passionate tentang masa depan mereka. Karna pembicara talkshow & sub-topiknya ada beberapa, gue kebagian menyampaikan tentang “cara diterima di perusahaan yang diinginkan”.

Ngisi bareng 3 alumni ITB 2007 yang kerja di British Petroleum, Pertamina, dan satu lagi full-time mother yang pernah kerja di Schneider Electric :)

Ngisi bareng 3 alumni ITB 2007 yang kerja di British Petroleum, Pertamina, dan satu lagi full-time mother yang pernah kerja di Schneider Electric 🙂

Gue seneng kalo dapet kesempatan bicara di depan, karna berarti dapat kesempatan gratis buat belajar public speaking hoho.

Yang challenging dari sesi ini adalah, karna narasumber talkshownya ada 3, masing-masing cuma dapet 10 menit untuk menyampaikan topik yang udah dipilh. Soalnya waktunya bakal diperbanyak di sesi tanya-jawab.

Duh gimana caranya menyampaikan materi yang bisa jadi 1 buku dalam 10 menit? Finally gue bikin 4 slide simple dan singkat buat sesi gue.

konten sandra (2)

Anyway, sedikit tips singkat tentang bikin slide presentasi dari gue:

Slide adalah alat bantu yang diciptakan untuk membuat penyampaian materi oleh pembicara lebih powerful. Karna slide cuman alat bantu, makanya gue gak pernah naruh info detail di slide. Karna kalau di slide udah ada info lengkap yang mau gue sampaikan, ya panitia tinggal bagiin hand out slide gue aja ke peserta dan gue gak perlu bicara di depan mereka dong. Toh yang mau gue sampaikan udah ada di kertas semua kan. Ujung-ujungnya, kalau semua udah ada di slide, audiens gak akan perhatiin apa yang gue sampaikan karna mereka udah baca semuanya di layar.

Haha karna gue gak mau keberadaan gue tergantikan, gue selalu bikin slide yang simple dan cuma berisi point-poin inti. This is why namanya PowerPoint, bukan PowerParagraph atau PowerStory, guys, karna yang perlu lo masukin disitu adalah poin-poin yang penting aja, bukan keseluruhan materi.

Beda ya kalau tujuan slide lo itu justru dibutuhkan buat dijadiin bahan belajar oleh orang lain. Misalnya nih gue nge-lead annual project di kantor, dan gue diminta report tentang project gue yang bisa dipakai untuk referensi project leader tahun depan. Kalau kasusnya gitu, gue akan bikin report di ppt yang super jelas, karna tujuannya adalah untuk jadi legacy (warisan) buat orang berikutnya yang akan belajar dari slide report gue.

konten sandra (3)

1. JUST BE HELD

Gue lagi suka banget lagu Just Be Held dari Casting Crowns. Liriknya, kata gue, powerful.

“And when you’re tired of fighting, chained by your control
There’s freedom in surrender, lay it down and let it go
And not a tear is wasted, in time, you’ll understand
I’m painting beauty with the ashes, your life is in My hands”

Bedanya hidup dalam Tuhan ya gitu. Kadang lo udah pengen suatu hal yang baik dan merencanakan hal yang super keren buat masa depan (termasuk pekerjaan yang kita inginkan). Tapi kalau kita menyerahkan masa depan kita ke tangan Tuhan, either (a) Dia akan memberikan yang kita inginkan atau (b) Dia tidak akan menuruti keinginan kita karna akan memberikan hal yang lebih baik (a.k.a terbaik).

“Your world’s not falling apart, it’s falling into place
I’m on the throne, stop holding on and just be held”

Stop holding on, and just be held. Stop pegang kontrol sama hidup kita, dan biarkan Tuhan yang mengontrol hidup kita.

Karna Dia udah begitu thoughtful sama hidup kita, semua hari-hari dalam hidup kita udah Dia rencanakan sejak awal.

All the days ordained for me were written in Your book before one of them came to be. – Psalm

Semuanya tercatat di dalam buku-Mu; hari-harinya sudah ditentukan sebelum satu pun mulai. – Mazmur

(Google sendiri ya untuk tau pasal dan ayatnya hehe)

Kalau Dia aja lebih thoughtful dari lo dalam hal mikirin masa depan lo, mungkinkah Dia merencanakan yang buruk?

Thoughtful: showing consideration for the needs of other people; showing careful consideration or attention.

So kalau lo punya keinginan untuk bekerja in one particular company, serahkan keinginan lo ke Tuhan, bawa topik itu dalam doa, ajak Dia ngomong lewat doa dan pembacaan Alkitab. Lo akan end up diterima di perusahaan yang lo inginkan, atau perusahaan yang ternyata lebih baik dari keinginan lo.

Ya contohnya gue nih, dulu punya satu perusahaan FMCG yang jadi target keinginan gue haha. Begitu sekarang gue kerja di SC Johnson dan ketemu orang yang dulu pernah kerja di perusahaan yang gue inginkan, beliau cerita gimana dulu working culture di perusahaan itu. Setelah mendengar testimoninya, gue bisa bilang dalam hati

“Syukur dulu gue gagal masuk situ…”

Alasannya ada beberapa, misalnya: Di perusahaan FMCG yang gue inginkan itu, gap antara atasan dan bawahan se-gede jurang. Kaya kaku banget, ketemu Director aja kaya ketemu dewa katanya. Haha aduh gak cocok banget sama gueeeee. Puji Tuhan gue dulu gagal waktu tes masuk situ, karna apparently secara budaya perusahaan, gue lebih cocok di SC Johnson 🙂 Kalau di kantor gue sekarang, gap antara atasan dan bawahan itu kecil banget. Gue bisa makan sama Sales Director gue, bahkan bisa makan siang sama General Manager gue.

Jadi, stop holding on & just be held.

  1. TURN ON YOUR “KEPO” MODE. BE A GREAT RESEARCHER.

Jadi di langkah pertama lo udah berdoa ke Tuhan dan menyerahkan segala rencana lo ke tanganNya untuk Dia bawa lo ke tempat yang udah Dia tentukan. Minta Dia untuk membuka pintu yang memang buat lo dan menutup pintu yang bukan buat lo.

Nah, besar kemungkinan setelah langkah 1, Tuhan akan membuka pintu-pintu kesempatan di depan mata lo. Waktunya untuk kepoin hal-hal di balik pintu terbuka itu!

Selain kepoin tes masuk kesana, lo juga perlu kepo untuk hal-hal ini:

  • gimana budaya kerja di perusahaan tersebut, biar lo gak kaget
  • gimana personality calon bos lo (Gampang banget kan tinggal kepoin sosmed mereka. Jangan under-estimate, bos gue punya blog, twitter, even akun Path lho)
  • kriteria seperti apa yang dicari sama HRnya,
  • persiapan-persiapan apa aja yang pernah dilakukan oleh orang-orang yang keterima kerja disana
  • apa sih alasan orang yang keterima tapi batal masuk kesana (kaya temen gue yang nolak BCA ini), haha

Kemaren waktu gue lagi proses tes masuk Management Trainee SC Johnson, gue kepo banget sampai ngubek-ngubek LinkedIn, nyari orang yang udah jadi MT disana. Sampai akhirnya gue menemukan beberapa senior yang udah duluan jadi MT, gue kirim mereka message nanya tentang ini-itu.

Ada satu kakak baik banget dari MT batch 1, dia ngasih gue nomor Whatsapp doi supaya gue bisa ‘wawancara’ dengan lebih leluasa. Akhirnya karna spirit kepo gue menyala-nyala banget, gue gak cuman WA doi, tapi gue telpon dia sekitar 30-45 menit, nanyain dia tentang semuaaaa hal yang ada di otak gue tentang SC Johnson.

Itu salah satu contoh tindakan kepo yang berbuah manis. Kalau bener “kepo” mode lo lagi ON, pasti lo akan kreatif dan menemukan cara-cara baru untuk tau lebih banyak tentang perusahaan yang pengen lo masukin. Misalnya:

  • cari blog orang yang pernah ngereview tentang kerja disana,
  • ke situs qerja.com buat tau info gaji & review perusahaan,
  • memberanikan diri menghubungi kakak senior yang pernah kerja disana atau senior yang punya kenalan yang kerja disana. Atau bisa juga lo
  • add HR perusahaan tersebut di Linkedin, trus lo message dia pribadi nanya kriteria fresh grad seperti apa yang dicari oleh perusahaan tersebut.

Haha intinya sih, kita manusia sebagai makhluk sosial, butuh satu sama lain untuk bertahan hidup.

Pasti orang-orang itu gak akan keberatan kok kalo lo tanya-tanya tentang kerjaan dan perusahaan mereka 🙂 Toh mereka dulunya juga mungkin nanya-nanya random ke orang lain atau senior mereka.

Kalau ada 1 orang yang dingin dan gak merespon ke-kepo-an lo. Bisa gue bilang kalau orang kaya gitu adalah minoritas, jangan khawatir, pasti lebih banyak orang yang mau menanggapi pertanyaan lo ketimbang orang yang cuek dan gak mau bantuin lo.

konten sandra (4)

  1. WATCH OUT, THEY’RE KEPOING YOU BACK

Kalo HR nya udah gavl, kemungkinan besar mereka gak akan puas tau lo dari CV doang, tapi akan mulai mengetik nama panjang lo di mesin pencari Google.

Apalagi kalau lo udah sampai di tahap tes akhir, dan tinggal ada beberapa kandidat untuk dipilih HR & user. Mungkin mereka butuh informasi tambahan untuk mengambil keputusan. Gampang banget kan untuk sekarang kepoin orang di internet. Minimal mereka bakal visit LinkedIn lo lah, kaya yang dilakukan bos gue waktu kepoin gue.

Kalau lo di kepoin your future boss & your future recruitment manager, what will they conclude about you?

Kalau ada yang pernah berkeluh-kesah tentang bos & tempat kerjaan sebelumnya di twitter, hmm siap-siap ajah.

  1. PREPARE FOR THE BEST!

Isi hati & pikiran orang gak se-misterius itu loh. Apa yang ada di hati lo bisa keliatan dari cara lo berkata-kata, cara lo bertindak, gerakan tubuh, atau cara lo berpakaian.

Kalau lo udah melakukan tahap 1, dan lo sadar sepenuhnya kalau Dia akan memberikan yang terbaik, so act like so.

Act like so!

Iman lo bisa keliatan dari gimana cara lo menyiapkan pakaian lo, CV lo, dll.

Bikin CV jangan semalem, seakan-akan lo gak nyiapin lo bakal lulus sampai tahap terakhir dan CV lo bakal dilihat sama Board of Director. Bikin CV yang informatif & out of the box. Pikirkan gimana seharusnya CV lo kalau di masa depan lo lagi final BOD Interview dan di tangan mereka tersisa 2 CV terakhir dari kandidat yang lolos. Lo pasti bakal nyesel banget kalau ternyata CV lo biasa-biasa aja dan gagal menyampaikan poin penting tentang diri lo yang harusnya dilihat oleh Board of Director. Well, don’t blame them.

Siapin baju interview lo jangan dengan mindset “ya besok paling ketemu mbak-mbak HR, bajunya biasa aja deh gak usah formal-formal amat“. Gue yakin pakaian yang dipilih sama orang yang berpikir “mungkin abis HR interview besok, gue langsung diumumin lolos dan lanjut user interview hari itu juga” pasti bakal beda banget.

Latih jawaban interview lo, jangan ngerasa pesimis gak bakal keterima sampai lo merasa menyiapkan-pertanyaan-wawancara adalah hal sia-sia untuk dilakukan -______-

Yah kalau punya mental kalah gitu, gimana caranya lo bisa bangun di pagi hari dan berpikir kalau hal terbaik dari Tuhan udah ada di timeline dan tinggal menunggu waktu aja?

Segala sesuatu berasal dari mindset. Kalau lo punya mental kalah, percaya gak percaya orang yang ngetes lo bisa melihatnya.

Anyway, inget ya definisi “terbaik” versi Tuhan dan versi kita bisa berbeda.

Kalau definisi “terbaik” versi kita terbatas berdasarkan hal yang bisa kita lihat dan pengetahuan kita saja,

tapi Tuhan mendefinisikan “terbaik” berdasarkan hal-hal di masa depan yang jauh dari pengetahuan kita.

Contoh nih, dulu nyokap mendorong gue daftar ke oil & gas company. Wajar, karna dia tau gaji disana gede dan gue bisa menjalani hidup dengan baik (definisi “baik” versi nyokap).

Tapi gue tolak dan gue coba jelasin ke orangtua kalau emang gue gak punya hati kerja sebagai engineer, gue tau Tuhan mengarahkan hati, semangat, dan antusiasme gue untuk kerja di bagian marketing perusahaan FMCG.

Sekarang, ternyata harga minyak dunia turun, dan beberapa perusahaan minyak terkemuka di dunia harus ‘putus hubungan’ sama karyawan-karyawannya. Turunnya harga minyak dunia bikin perusahaan minyak kehilangan setengah dari penghasilan mereka.

Lihat kan betapa definisi “terbaik” manusia dan Tuhan bisa beda banget. Dan definisi “terbaik” Tuhan untuk tiap anak bisa berbeda-beda banget makanya lo perlu bangun hubungan ma Doi.

Di Seminar Job Preparation kemarin, gue ketemu mahasiswa yang mengaku justru diarahkan Tuhan untuk mendaftar ke oil & gas company, padahal dia selama ini selalu pengen kerja di konsultan. Hehehe emang gak terduga kan 😉 Emang deh Tuhan yang ngerti masa depan, jadi udah paling bener kalau dengerin apa kataNya.

Jadi, prepare for the best, act like you have received the best!

 ***

Yap, sekian. Sukses untuk kamu ya! Rekapnya sih, doa menyerahkan segala rencana & keinginan ke Tuhan, miliki mindset yang benar yang tampak dari persiapan dan tindakan, daaan siap-siap untuk pekerjaan baru yang menyenangkan dan cocok buat lo!

“Katanya ada 4 slide kak?”

Haha iya slide terakhir gue adalah:

konten sandra (1)

Jangan sampai waktu lo habis karna terlalu banyak kepo & terlalu banyak browsing sampai lo lupa menggali hikmat dari sumber hikmat yang paling utama 🙂

You may also like: Another Weekend Spent In Vain

Advertisements
Tagged , , ,

33 thoughts on “89. Cara Diterima di Perusahaan yang Kamu Inginkan A la Sandra

  1. rhomi says:

    Bisa dicoba nih untuk move on dr kantor lama dan mencari tantangan di kantor yg baru.
    Point no 3 kyknya kena bgt, beberapa hrd di kantor mungkin ngeliat dari situ. Saatnya stop posting yg aneh2 apalagi keluh kesah ya.

    Like

  2. Hans Charles Simanjorang says:

    thanks kak sandra 🙂

    Like

  3. melisa says:

    Wah padahal baru ngisi pengen baca beginian di kuesioner.. Ternyata sudah di post hahaha makasih kak!

    Like

  4. gemasatria says:

    Selalu suka nih sama tulisan-tulisannya. Salam kenal! Salam Ganesha! 😀

    Like

  5. […] Kalau mau tips yang lumayan dalan dan komplit bisa cek di CARA DITERIMA DI PERUSAHAAN YANG KAMU INGINKAN A LA SANDRA. […]

    Like

  6. welly prazh says:

    postingan mantap. izin re-blog ya.

    Like

  7. welly prazh says:

    Reblogged this on Berdoa Bekerja Berkarya and commented:
    silahkan dicoba

    Like

  8. Cristian arliando says:

    Hallo salam kenal ka.. 😀 gk sengaja nemuin postingan kk ttg mondelez pas di kantor tadi, dan akhirnya jadi suka baca blognya, God oriented banget! Khususnya postingan ini yang lagi pas banget sama kondisi saya. 😀 God Bless you ka

    Liked by 1 person

  9. Cristian Arliando says:

    Amin..
    oh iya mau nanya ka, bedanya sion ministry itu beda sama perkantas ya?
    sama saya boleh minta kontak HRnya mondelez gk ka? 😀 mau ngelamar di bidang supply chainnya
    Thank you

    Like

  10. […] My dearest twin for her unending encouragement to write this story (she urged me from June 2015). She knows everything about the process hehe. She got pretty good tips about getting a job you want […]

    Like

  11. Lagi googling ttg subliminal message, eh taunya nyampe ke blog ini. Setelah ditelusuri ada tulisan ini. Terimakasih banyak tas kata – kata penguatannya ya kakak. Ini sesuai banget dengan kondisi aku sekarang. Gbu ya kak

    Liked by 1 person

  12. kak sangat diberkati sama post nya. bner2 menjawab permasalahan aku saat ini. thank you kak.

    Like

  13. Stella says:

    Dear Sandra, kayanya asik banget yah kerja di Mondelez ataupun Johnson.. minat banget nih untuk kerja disana tapi nga PD buat ngepoin orang, hehe..
    Thanks for ur God Oriented post, ngingetin banget kalo Tuhan pasti kasih yang terbaik.

    Like

    • Hi Stella, thanks for taking time to write your generous feedback. Iya gapapa kok kalau mau nanya2, email gw aja di scclarisa@gmail.com hehe atau message di IG. Iya Tuhan menentukan jalan orang benar, jadi Tuhan menentukan jalan kamu juga (walaupun kita smua gak ada yang benar, tapi dibenarkan oleh darahNya).

      Like

  14. Monica Santoso says:

    Hai, salam kenal ya Kak Sandra.. Berawal dari baca blognya Kak Sandro, nemu link artikel ini & jatuh cinta sama postingan kk yg berpusat pada Tuhan.. Setuju banget sama postingan kk bahwa rencana terbaik hidup kita ada di tangan Tuhan 🙂 Semoga kk terus menelurkan tulisan2 yg keren kayak gini ya.. Thank you so much, kak Sandra, GBU.

    Like

    • Hai Monic! Kayanya familiar sama namanya, anak ITB?
      Duh amin ya… lagi jarang nulis karna kesibukan di kantor.. Pengen banget balik nulis :”””{
      Thanks for taking time to write comment in this dusty humble blog ❤ ❤

      Like

  15. Monica Santoso says:

    Thank you untuk postingan yang bagus banget ini, Kak Sandra 🙂

    Perkenalkan, nama saya Monica. Saat ini, saya sedang dalam proses seleksi di suatu perusahaan untuk posisi management trainee divisi sales & marketing. Awal Juni nanti, saya akan menghadapi FGD sebagai salah 1 tahapan seleksi. Berhubung saya belum pernah ikut FGD sama sekali, boleh dong kk share tips-tips untuk persiapan FGD, dan gambaran mengenai FGD itu seperti apa, serta apa yang sekiranya menjadi poin penilaian HRD dalam FGD.

    Mohon kebaikan Kak Sandra untuk menjawab “kekepoan” saya ini. Semoga kk sukses selalu bersama Tuhan Yesus. Terima kasih 🙂

    Like

  16. DC says:

    Hello Kak Sandra. I just want you to know that your post has inspired me! Kakak harus tau aku bersyukur banget bisa nyasar ke blog ini dan ngebaca postingan kakak yang akhirnya nguatin aku dan bikin aku semangat ga takut lagi tentang masa depan aku. FYI aku fresh graduate dan lagi proses cari kerja sampe ngerasa takut sama prosesnya :’) but after reading your post, khususnya yang “just be held” iman aku kaya dikuatin lagi kaaa.

    I hope your post will always be a blessing for the readers ya kaaak! god bless 🙂

    Like

    • Hai Deaaa! Puji Tuhan it’s not me, but Holy Spirit through this writing :””) Iya itu lagunya emang ‘parah’ banget ya (parah in a good way), sekarang aku lagi suka lagi lirik lagunya “More To See” Hillsong jaman jadul.. bikin semangat lagi for what’s to come.. 😀

      Let’s keep in touch!

      Like

  17. fany says:

    Hai Kak Sandra!

    thank you for such a beautiful and inspiring post ya hihihi 🙂

    Perkenalkan, namaku Fany yang sekarang lagi pengen banget masuk Mondelez (setelah kemarin gagal final selection di Nutrifood) huvt

    Btw Ibu Rahartaty (rahartaty@mdlz.com) kalau aku kepoin di linkedin nya, beliau udah ga di mondelez ya?

    If you don’t mind, boleh ku minta kontak HR lain di Mondelez kak? :”)

    Like

  18. aisya says:

    Very helpful for fresh grad like me, thank you for sharing this. 🙂

    Like

  19. La Ode says:

    Hi kak Sandra. Tanggal 14 besok saya mau interview di SC Johnson jalur MT Global Supply. Oh ya, ada email yang bisa di hubungi kak buat sharing² mengenai proses rekruitmentnya? Pengen sharing² yang lebih spesifik. Hehehe.. makasih kak..

    Like

  20. madamna says:

    I read your post for the first time and definitely in love with your blog! Keep writing!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: