Monthly Archives: November 2015

97. The Untold Story of One’s Past (1)

Awannya begitu pekat, dan hujannya begitu lebat. Si Abu-Abu berhasil menghalangi cahaya matahari melakukan tujuannya: memberikan kehidupan bagi tumbuhan kecil.

*

Temanku melihat kalender di HP. Ekspresinya yang bagaikan akuarium segera memberitahu apa yang ada di hatinya.

Takut.

Dia sudah mendapatkan jawabannya.

“Tidak”. “Bukan”. “Enggak”.

Dia sudah mengujinya juga. Tapi jawabanNya masih sama.

Khawatir, takut salah, dia menghubungi orang yang bisa ia percaya.

“Ma, aku sebenernya dapetin enggak, Ma. Gimana nih, ma, besok kita ketemuan. Aku bilang enggak aja ya, ma.”

Continue reading

Advertisements
Advertisements
%d bloggers like this: