Category Archives: harapan

108. It’s a Lufrednow Life

OK so this is my first writing after centuries and I have SO MANY to tell you and I know you guys miss me LIKE I DO, but to keep this writing understandable, I will try to control my flooded emotions and write in systematic order.

*

Being at 26, I’m past quarter-life and I’m older than 42% of people in Indonesia, guys, so I think I earn the right to speak this to you:

That life is lufrednow.

Continue reading

75. Ketika DPRD Bikin KZL

“ISSHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH” adalah komen pertama waktu tau apa yang DPRD perbuat sama RUU Pilkada.

Speechless. Se-KZL itu sampe males komen lagi.

Gue tinggalkan LINE grup yang lagi sahut-sahutan ngomongin itu, tangan gue mengambil buku “A Loving Live” karya Paul E. Miller. Mungkin ini buku favorit kedua gue setelah Destined To Reign, makanya gue bawa ke Makassar.

Kemaren gue sampe di hal. 88, okey sekarang hal. 89. Dan inilah yang gue baca:

*capek ngetik ulangnya, dibaca ya guys haha*

“Our deeply secular area sees blessings as merely polite speech.. In the West, we are more familiar with negative blessings, or curses, than we are with the idea of blessing. A curse a is prayer that something would go wrong. It uses the power of words to try to destroy. A blessing, however, uses the power of words to create. It is a prayer, a request for God in His mysterious way to bring good into another person’s life. A blessing or a curse assumes that (1) words have power and (2) our world is connected in unseen ways..

Our deeply secular area sees blessings as merely polite speech.

Continue reading

Tagged ,

64. Berita 4 November 2024

Kalau ada yang meragukan bahwa satu orang punya kemampuan untuk mengubah hidup banyak orang, dia harus bertemu Sandra Clarisa. Antusiasme dan harapan memenuhi atmosfir ruangan Ballroom Hotel Mulia siang itu. Perasaan yang sebenarnya sudah biasa hadir jika Sandra Clarisa, penulis buku best-seller, berdiri di atas panggung dan diberikan kesempatan berbicara. Namun hal yang tidak biasa hari itu adalah, untuk pertama kalinya, beliau berdiri di depan 50 anak muda yang menyebut diri mereka sebagai prisoners of hope.

Prisoners of Hope adalah nama yayasan yang baru saja didirikan Ibu Sandra Clarisa setengah tahun yang lalu. Yayasan ini ada karna kepedulian Sandra Clarisa dan teman-temannya kepada anak-anak muda negeri yang memiliki masa kecil yang kelam dan tumbuh tanpa pernah mengetahui bahwa harapan itu ada.

Continue reading

Tagged , ,

60. Lagu Ciptaan Temen (2)

Satu lagi lagu ciptaan temen untuk didengerin sembari kerja di kantor. Hmm gue kapan ya.

Ini ciptaan Gladiola Reynita Larasati, Kriya Tekstil ITB 2010. Enjoy!

Tagged , ,

55. Your Advocate Always Win Your Case, Beloved!

My little children, these things I write to you, so that you may not sin. And if anyone sins, we have an Advocate with the Father, Jesus Christ the righteous. – 1 John 2:1

If you want a glimpse of some real-life celestial drama, picture this: God the Father sits as Judge of the universe with Jesus Christ at His right hand, who is not only your High Priest, but also your Advocate.

When your accuser, the devil, comes along and says, you have done this wrong and you have not done that right, Jesus says, Father, the devil is right, but My blood has paid for what the devil is accusing him of.

Then the devil adds, You have also not been reading the Bible or praying enough. And this morning, you told a lie.

Again, Jesus will say, Father, the devil has indeed reported correctly, but My blood has paid for all these failures.

God the Father will then slam the gavel on the sound block and say, case dismissed! Next!

Continue reading

Tagged , , ,

49. Lagu Ciptaan Temen

sinta2

Dengarkan ini, lagu ciptaan temen gue, anak Elektro ITB 2009. Ini lagu yang gue & Avi suka banget, kita temukan waktu dia lagi main gitar di kosannya. OMG kayanya kalo malam itu gue & Avi gak ke kosannya, kita gak bakal pernah tau kalo lagu ini exist.

Udah dari November 2012 lagi ini cuma bisa dinikmati gue, Avi, dan Gladiola yang ada di message FB, tapi sekarang finally udah dimasukin ke soundcloud. Yes.

Berikut liriknya:

Tak jarang ku merasa tiada jalan // Di tengah pencobaan // Ku merasa sungguh tiada berdaya // Saat goncangan tiba // Kucemaskan kemungkinan ‘kan terhempas // Saat badai mengganas // Ku lupa ku punya Allah yang perkasa

Namun Engkau berkata jangan takut // Kau kan s’lalu ada ‘tuk menopangku // Selama ku berjalan bersamaMu // Tiada perlu kuragu // Oleh Kau yang b’ri kekuatan padaku // Dapat kutanggung segala sesuatu // Trimakasih Tuhan, Kau harapanku // Tiada yang sepertiMu

Kulihat dunia dengan penuh tanya // Mampukah ku bertahan? // Yang kutahu ku hanyalah manusia // Lemah dan penuh noda // Dan aku merasa sungguh tak berharga // Sungguh aku tak bisa // Ku lupa ku punya Bapa yang berkuasa

Continue reading

44. [Mozaik Blog Competition 2014] Your Word Can Save Someone’s World

MBC logo

Event Mozaik Blog Competition sponsored by beon.co.id.

Gue gak nyangka kalau menulis di buku pink centil yang gue sebut ‘diary’ akan membawa gue sampai seperti sekarang.

Dulu waktu SD (dan sampai sekarang), diary adalah tempat gue melampiaskan emosi yang gak bisa gue tuang dalam tindakan, dan rasa yang gak berani gue ucapkan. Buat orang-orang yang gak ngerti chord nada kaya gue, ini menolong banget. Buat orang yang gak terlalu menikmati kanvas dan cat warna, tulisan jadi media favorit gue untuk berekspresi.

Suka nulis diary bikin gue jadi jago cerita. Ya kebayang kan soalnya di diary gue nulis cerita ada kejadian apa aja di sekolah, apa yang lagi seru, gosip anak SD terkini, info paling update mengenai gebetan dan gebetannya gebetan. Semua terekam di diary tanpa filter.

Suatu ketika ada pengumuman lomba mengarang, Sandra kecil memutuskan untuk ikut. Gue inget dulu gue juara 1 Lomba Mengarang di sekolah selama 3 tahun berturut-turut. Saingan gue anak-anak kelas 4, 5, dan 6 SD. Sayang sekali gue gak juara di tahun ke-4, soalnya mesti masuk SMP, haha.

Akhirnya masa itu berlalu, dari SMP gue naik tingkat ke SMA. Sedikit sekali kesempatan gue untuk mengembangkan kemampuan menulis gue. Sedikit atau karna gue tidak mencari sebenernya. Gue masih nulis diary sih waktu SMA, tapi gak ada yang baca, jadi gak ada yang ngasih kritik dan saran juga. Hmm, dan tugas makalah gak bisa dibilang sebagai media mengembangkan tulisan juga lah ya.

Lalu gue kuliah. Gue mulai sibuk dengan hal-hal baru yang gue temukan di ITB.

Lagi-lagi gue gak merawat kemampuan menulis gue. Gue gak masuk unit Boulevard, Majalah Ganesha, Pers Mahasiswa atau unit lain yang berhubungan dengan tulisan. Di Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL ITB) juga gue gak masuk departemen Media Komunikasi, yang salah satu tugasnya adalah menulis hal-hal yang terjadi didalam dan diluar himpunan.

Tapi semuanya berubah ketika gue kepo blog pembimbing Kerja Praktek gue di pertengahan 2012.

Continue reading

Tagged , , ,

35. “Great Place To Work” a la Swargalokanata

Jadi gue diminta bos mengerjakan sesuatu yang berhubungan dengan “great place to work”. Instead of brainstorming sama diri sendiri dan corat-coret di notes, gue lempar isu ini (bahasa anak milis) ke grup LINE Swargalokanata.

Menmen Swargaa. Bantuin dong. What makes a work place “a great place to work”? Tolong yaa, lagi butuh ide.

Continue reading

Tagged ,

“Hey, San, so today you set sail to another port. So here are a few words from a fellow sailor: remember that smooth sea never made good sailor; be courageous. Remember that His ocean is so big, and your boat is so small; be respectful. Remember that your voyage was meant to be exciting and adventurous. I wish you happy-and-sometimes-sad experiences in your yet to blossom life.

Sail on, my friend! God bless your soul.”

28. A Goodbye Note From Mardie

Tagged ,

23. Prisoner of hope (2)

hope

Bukan idiot, gue cuma manusia dengan ego dan rasa tahu yang besar, ingin membuktikan bahwa “pengharapan tidak akan pernah mengecewakan” itu benar.

Anyway tulisan Prisoner of Hope part 1 gue ada disini.

Tagged , ,
%d bloggers like this: